Workshop Penciptaan Seni Lintas Media
admin web | 28 Februari 2024 | Dibaca 482 kali |

foto bersama seluruh pemateri dan peserta workshop

Implementasi kerjasama ISBI Tanah Papua dan Institut Kesenian Jakarta menyelenggarakan workshop Penciptaan Seni Lintas Media bertempat di Kampus (ruko) ISBI Tanah Papua yang berlangsung pada hari senin tanggal 26 Februari 2024 pukul jam 9 pagi hingga 7 malam. 

Acara tersebut melibatkan mahasiswa ISBI dari kelima program studi Tari, Musik, Seni Rupa Murni, Kriya, Desain Komunikasi Visual. Narasumber utama Dr Yola Yulfianti, M.Sn sebagai dosen dari Sekolah Pascasarjana IKJ, membawakan materi terkait pemetaan ide dan bereksperimen. Sementara ke empat dosen dari ISBI Tanah Papua yakni: Darlane Litaay, S.T.,S.Sn.,M.F.A. membawakan materi “creative writing”.  Markus Rumbino, Msn mengarahkan proses “Sound Walk”, dan Hendrik Baransano, S.Sn membawakan materi “story telling”.

Setelah seluruh materi tersebut dipaparkan, didiskusikan, dan dipraktekan langsung oleh mahasiswa, mereka kemudian bekerja secara kolektif dan terbagi dalam tujuh kelompok. Masing-masing grup kemudian mempresentasikan hasil karya mereka, dan mendapat umpan balik dari peserta yang lain. 

  Pada sore hari para dosen ikut mempresentasikan karya mereka. Alfred Mofu, S.Sn memperesentasikan karya musikalisasi puisi berjudul “Penjilat”. Sementara karya bertumbuh kolaborasi koreografer Yola Yulfianti dan Darlane Litaay berjudul “Aku selalu merindukanmu, hanya kamu yang selalu ada di hatiku”  juga dipresentasikan dihadapan para peserta. Komposer Markus Rumbino mempertunjukan karya audio yang pernah dipresentasiakan di ICMC Shenzhen 2023. Disusul karya musik Hendrik Baransano, S.Sn berjudul “Negeri Matahari Terbit”.  Hasbi, M.Sn dosen DKV, mempertontonkan dokumentasi karya senirupa hasil studi pascasarjananya. 

Dari ketujuh kelompok kreatif mahasiswa, terpilih kelompok Fantastic Four sebagai presentasi terbaik pilihan pemateri. 

“Jujur kalian membuka perspectif baru kepada saya, bagaimana saya kedepan”, demikian kekaguman dan pernyataan Dr Yola Yulfianti saat menutup sesi workshop dimalam hari dihadapan semua peserta.

#darL

BAGIKAN :